Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Waspada Terhadap Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal Yang Sering Meneror Korbannya


Apa yang kamu ketahui tentang Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal ? Yuk, Baca dan simak dengan saksama untuk mengetahui lebih lanjut pembahasan tentang pinjol yang ilegal.

Apa Sih Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal Mudah Cair Itu ?

Pinjaman Online Ilegal (Pinjol) adalah sebuah platfrom layanan pinjam uang yang menyalahi aturan pemerintah Indonesia. pinjam uang cepat ilegal dikenal sangatlah meresahkan bagi banyak orang karena sering kali menghina, melecehkan, tak beretika dan bahkan mengancam akan menyebarkan data pribadi korbannya.

Dengan modus yang dipamerkan, Mungkin seketika kamu akan tergiur betapa mudahnya meminjam uang di Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal. Tetapi, dibalik layar dari iming – iming yang disebutkan, Kamu tidak sadar bahwa itulah awal dari bencana atau masalah yang akan kamu dapat saat kamu pinjam uang di Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal.

Maraknya Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal kini membuat banyak orang ketakutan atas kengerian dari pinjol ini. Maka dari itu, Pemerintahan Indonesia mengerahkan lima lembaga untuk memberantas Fintech ilegal yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lantas Apa Tindakan Yang Dilakukan Pemerintah ?

Lima lembaga yang ditugaskan untuk memberantas Fintech ilegal tersebut di antaranya adalah OJK, BI, Polri, Kemkominfo, dan Kemenkop UKM berinisiatif. Pemerintah mengatahui keluh kesah yang di alami oleh penduduk Indonesia. Makanya pelaku pinjol yang tidak ber tanggung jawab akan ditindak lanjuti secara tegas.

Upaya yang dilakukan pemerintah berdasarkan Nota Kesepahaman tentang Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi. Hal tersebut adalah isi yang dicatat saat musyawarah yang berupa surat untuk penanganan pelaku pinjol.

Isi Lengkap Surat Pernyataan Yang Sudah Dirundingkan Ke 5 Lembaga

Pencegahan

Pertama, Memperkuat literasi keuangan dan melakukan program komunikasi secara aktif dan menyeluruh untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat atas penawaran Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal.

Kedua, Memperkuat program edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kehati-hatian dalam melakukan pinjaman online dan menjaga data pribadi.

Ketiga, Memperkuat Kerjasama antar otoritas dan pengembang aplikasi untuk mencegah penyebaran Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal melalui aplikasi dan penyedia jasa telepon seluler untuk menyebarkan informasi kewaspadaan masyarakat atas penawaran pelaku pinjolnya.

Terakhir, Melarang perbankan, Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) non bank, agregator, dan koperasi bekerja sama atau memfasilitasi Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal dan wajib mematuhi prinsip mengenali pengguna jasa (Know your Customer) sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penanganan Pengaduan Masyarakat

Pertama, Membuka akses pengaduan masyarakat.

Kedua, Melakukan tindak lanjut atas pengaduan masyarakat sesuai dengan kewenangan masing-masing kementerian/lembaga dan/atau melaporkan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk dilakukan proses hukum.

Penegakan Hukum

Pertama, Melakukan proses hukum terhadap pelaku pinjam uang cepat ilegal untuk memberikan efek jera sesuai kewenangan masing-masing lembaga.

Kedua, Melakukan kerja sama internasional dalam rangka pencegahan operasional pinjaman uang cepat ilegal lintas negara.

Tindak lanjut pernyataan bersama ini akan diwujudkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemberantasan Pinjaman Online Ilegal yang akan memuat langkah-langkah dari masing-masing kementerian/lembaga yang terkoordinasi dalam Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI).

Sebenarnya lembaga yang berperan penting atas masalah ini adalah lembaga SWI. Upaya keras yang dilakukan lembaga itu beberapa tahun belum membuahkan hasil untuk penyelesaian Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal mudah cair. Maka dari itu, SWI disaat pertemuan atasan ke 5 lembaga, Ia sangat mengerti sikon untuk memanfaatkan momentum tsb untuk penanganan Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal.

Apa Menurut Kamu Isi Pernyataan Surat Itu Sudah Optimal ?

Aduh, Mungkin pertanyaan ini sangatlah sulit untuk dijawab bagi kami. Karena takut juga akan kesalahan kritik atau saran untuk pemerintah. Untuk itu, kami informasikan bahwa isi dari surat pernyataan yang selesai dirundingkan ke 5 lembaga sudah optimal ya.

Langkah Untuk Memberantas Pelaku Aplikasi Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal ( Kominfo )

Penduduk Indonesia diwajibkan untuk nge cek situs Ototritas Jasa Keuangan OJK untuk melihat pinjol yang terdaftar di situs itu.

Bertindak cepat ketika ada laporan pengaduan yang di dapat bersangkutan pinjaman online ( pinjol ).

Bersikap tegas terhadap semua fintech yang tidak memiliki izin resmi dari OJK.

Saat ini, total 3.856 akses Fintech peer – to – peer (P2P) Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal, sudah dihapus dan diblokir oleh pemerintahan Indonesia. Namun, setiap harinya pinjam uang online tetap saja ada kembali, Walaupun pinjol yang lain sudah dihapus dan diblokir.

Ciri – Ciri Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal Mudah Cair

Awalnya pinjaman uang terkait akan melakukan modus yang sangat wahhh melalui SMS, WA, FB dengan utangan uang mudah cepat cair.

Selanjutnya kamu akan diiming – iming pinjaman 5 menit cair. Tetapi, tidak mimiliki izin yang jelas untuk patokan standart Pinjaman Financial Thechnologi.

Kontrak terhadap pinjol akan sangat merugikan nasabah yang terjerat, Karena uang tambahan (Bunga) jika telat bayar (Denda) tidak normal sekitar 1% – 4% setiap harinya. Berbeda jalan seperti pinjaman online legal.

Biasa yang disebut tenor atau jangka waktu pelunasan utang, Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal berbohong dan tidak sesuai kesepakatan yang ada ketika pinjam uang lewat jasanya.

Tak terkecuali, data pribadi seperti KTP, KK, dokumen penting lainnya dan termasuk data dari handphone sendiri akan dimintai oleh Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal untuk dibuat sebagai ancaman ketika nasabah gagal bayar.

Nasabah yang tidak mempunyai uang untuk bayar ke pihak terkait, biasanya dia akan melakukan penagihan paksa dan mengancam akan menyebarkan data pribadi si nasabah ke oranng lain.

Seperti yang halnya rekber, pinjol juga memiliki jasa pinjaman uang cepat yang saat uang sudah ditangan nasabahnya, dia akan meminta biaya personal (Fee) kepada yang terkait.

Cara Mengadukan Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal Pasti ACC dan Terhindar Kejaran Debt Collector

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ngasih sebuah cara untuk melapor dari pelaku pihak terkait (Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal). Begini ternyata upaya untuk lapor jasa layanan fintech ilegal yang terbagi menjadi tiga sebagai berikut.

Masukkan kasus yang kamu alami ke pihak yang berwajib ( POLRI ).

Bila kamu kejauhan untuk mengadukan kasus Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal ke pihak POLRI. Ada bagusnya kamu lapor lewat situs patrolisiber.id bila kamu merasa ribet untuk melapor di situs itu, lebih baik lagi kamu ujarkan masalah melalui email resmi POLRI di info@cyber.polri.go.id.

Lapor ke lembaga pemerintahan Indonesia ( KOMINFO )

Kamu bisa mencoba lapor kasus individu yang dialami dengan mengadu kepada yang istilah jawa adalah mbahnya yaitu ke lembaga Kominfo lewat pesan online ke email aduankonten@kominfo.go.id dan jika pengen yang simple, praktis. Boleh mencoba melapor lewat whatsapp dari Kominfo yang nomornya 08119224545 dan situs resmi aduankonten.id.

Adukan Kasus Yang Tekait Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal Ke Lembaga SWI

Bagian akhir ini, cukuplah mudah yang di mana kamu tinggal mengirim kasus fintech yang bersangkutan ilegal ke Lembaga Indonesia Satgas Waspada Investasi (SWI). Jika berdekatan dengan kantor lembaga SWI tinggal datang saja, Kalo sebaliknya kamu bisa send laporan Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal ke email waspadainvestasi@ojk.go.id.

Cukup Bisa Menyembuhkan Penasarankan ?

Oke, Mungkin pembahasan kali ini sampai sini saja, Jika kamu berminat untuk mencoba pinjam uang cepat, Lebih baik mengerti dulu apa – apa saja Aplikasi Pinjaman Uang Ilegal yang sudah memiliki ijin resmi dari lembaga OJK.